Malam

Malam sudah terlalu malam
aku berkendara pulang
menuju batas kota
menembus dingin

Jalan yang kulewati sepi
diam namun bercerita
menyimpan kata-kata untuk diimpikan
aku tau dia lelah
aku tau dia ingin terlelap

Sayup-sayup matanya sedikit terpejam
namun masih harus terjaga
mengantarkan hidup beberapa orang
entah yang terpaksa
atau yang berkuasa

Di sini aku berada
di batas kota
melewati udara yang siap mengembun
memarkirkan tubuhku
terdiam, dengan banyak cerita


Comments

Popular posts from this blog

Berlin: a short yet sweet escape

Rijang

dua ribu tiga belas sudah lunas?