Aku ingin tetap dirapal dalam doamu

Jika kelak suatu hari aku pergi dan tidak akan pernah bisa kembali
mau kah kamu menjagaku dalam hati?
aku tak mau hanya tersisih dalam ironi
"sesungguhnya pada lubuk hati yang terdalam",
namun hati dan ragamu diserahkan pada kenangan masa silam
karena aku ingin selalu dipikirkan setiap siang dan malam
aku ingin tetap dirapal dalam doa
dan tak sedetik pun kamu lupa
bahwa aku lah obat dalam duka
yang dikirim Tuhan untuk menghapus luka
ingatlah bahwa aku didatangkan untuk menjawab semua tanya

Comments

Popular posts from this blog

Berlin: a short yet sweet escape

Rijang

dua ribu tiga belas sudah lunas?