Tidak lelahkah kamu?

Kita ini manusia yang sedang berpijak pada luka-luka yang tak tersampaikan
bertumpu pada keresahan, berharap pada kehampaan
selalu melarikan diri dari kenyataan pahit yang melawan ego kita
lalu berakhir tersesat pada pintu-pintu yang tertutup
atau hanya berputar pada labirin yang sama, selalu demikian
apa kita akan selalu menjadi pengecut yang hanya bisa diam dan memendam dan berkata semua baik-baik saja?
tidak berdamai dengan keadaan dan selalu menyalahkan satu sama lain?
ketahuilah, aku lelah mencari bagian dari teka-teki yang terpisah dari jawabannya
aku lelah mencari bagian dari teka-teki yang kamu sembunyikan
aku lelah menjadi jawaban yang mencari induknya
tidak lelahkah kamu?

Comments

Popular posts from this blog

Berlin: a short yet sweet escape

Rijang

dua ribu tiga belas sudah lunas?